SINKRONISASI DATA PUSKESMAS SE-KABUPATEN SORONG SELATAN


KEGIATAN SINGKRONISASI DATA PUSKESMAS
"NO DATA NO BUDGETING"

Kita sadari bahwa Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yang ada saat ini masih jauh dari kondisi ideal, serta belum mampu menyediakan data dan informasi kesehatan yang evidence based untuk pembangunan kesehatan yang efektif. Berbagai masalah klasik masih dihadapi dalam penyelenggaraan SIK. Di antaranya adalah kegiatan pengel-olaan data dan informasi belum terintegrasi dan terkoordinasi dalam satu mekanisme kerjasama yang baik. Adanya “overlapping” kegiatan dalam pengumpulan dan pengola-han data, di mana masing-masing unit mengumpulkan datanya sendiri-sendiri dengan berbagai instrumennya di setiap unit kerja baik di pusat maupun di daerah. Penyeleng-garaan SIK sendiri masih belum dilakukan secara efisien, masih terjadi “redundant” data, duplikasi kegiatan, dan tidak efisiennya penggunaan sumber daya. Hal ini seba-gai akibat dari adanya SIK yang ada saat ini masih terfragmentasi.
Dalam mengatasi masalah-masalah tersebut perlu dilakukan upaya pengintegrasian SIK. Selain itu perlu dibangun suatu ”National Health Data Repository“ atau disebut juga “Data Warehouse” yang mampu menampung seluruh data kesehatan dari semua sumber data. Meskipun sistem informasi tidak identik dengan komputerisasi, namun perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dewasa ini sangat signifikan memberi kontribusi bagi implementasi sistem informasi secara lebih profesional. Reformasi birokrasi yang sistematis dan berkelanjutan memerlukan intervensi sistem berbasis TIK.
Oleh karena itu demi terwujudnya data yang akurat di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan, maka dinas kesehatan melaksanakan program sinkronisasi data antara dinas kesehatan dengan puskesmas, sehingga di harapkan dapat tercipta harmonisasi data antara Dinas Kesehatan dengan puskesmas menjadi "SATU DATA KESEHATAN"......


Writed By: Aan .N. Annur

No comments:

Post a Comment